06 April 2008

Astaghfirullah...
Mungkin itulah kata yang pertama kali keluar dari mulut kita ketika mengetahui kalau si Monyet Kafir Geert Wilders mengeluarkan film yang berdurasi 15 menit berisikan pelecehan-pelecehan terhadap Islam. Kemudian kata kedua yang keluar adalah "terkutuk kau Wilders". Kemudian terpikir bagaimana cara membalas perbuatan Geert Wilders tersebut.

Berbagai cara pembalasan yang dilakukan oleh Ummat Islam atas tingkah yang dibuat Geert Wilders ini. Mulai dari Aksi Unjuk rasa yang sangat mewabah di masyarakat, pemboikotan, pencekalan, bahkan dari golongan ibu-ibu sampai mengumpat dalam hatinya "Halal darah Geert Wilders bagi Ummat Islam". Subhanallah... Begitu banyak reaksi yang timbul dari peristiwa ini, bukan hanya di Indonesia bahkan di seluruh penjuru dunia.

Nah, inilah yang saya katakan bahwa Geert Widers telah berjasa untuk Ummat Islam karena telah menyadarkan Ummat Islam bahwa selama ini kita selalu diserang, dihina, dilecehkan, bahkan dimurtadkan oleh kafir laknatullah alaih. Kita tidak sadar bahwa di setiap kita, di sekeliling kita ada satu atau sekelompok orang yang selalu menjadi mangsa mereka supaya kita ikut dengan mereka.

Akan tetapi, saya khawatir justru Ummat Islam terpancing untuk melakukan tindakan yang sia-sia dalam menyikapi permasalahan ini. Seperti yang dilakukan beberapa mahasiswa di Medan yang melakukan tindakan anarkis dalam aksi unjuk rasa pada hari Rabu 2 Maret kemarin. Apa daya karena tindakan mereka, 8 orang dijadikan tersangka termasuk pimpinan utama mereka. Kita boleh marah atau benci kepada mereka, namun apakah kita bisa menyampaikannya dengan cara yang elegan. Justru dengan tindakan anarkis semakin membuktikan kepada mereka bahwa Islam adalah agama yang senang bertindak anarkis.

Oleh karena itu, Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Mari kita tunjukkan itu. Satu cara yang cukup ampuh dalam melawan kafir adalah memboikot produk mereka yang jelas-jelas menghina Ummat Islam. Ingat! Persatuan Ummat Islam adalah solusinya!

Wallahu A'lam Bishowaf
Posted by Pw PII Sumut on 15.36   No comments »

0 komentar :